Thursday, May 22, 2014
Menantang Struktur Manajemen
Tiap orang cenderung menganggap remeh struktur manajemen. Kita semua bekerja dalam struktur perusahaan dan kita cenderung berpikir bahwa dari semua hal yang kita dapat ubah, struktur inilah yang tidak bisa digoyahkan.
Sebagian besar struktur organisasi terkesan sangat kuno; sebuah piramida dengan pemimpin di atas, “manajemen” di bagian tengah, dan “pekerja” di bagian bawah. Para pemimpin dapat menantang struktur ini dan bereksperimen dengan model-model organisasi baru.
Pendiri KongZhong (perusahaan internet bergerak China), Nick Yang, membuat sebuah sistem manajemen berbasis senat yang disalin dari sistem pemerintahan oleh dewan di Swiss.
“Saya memiliki 40 orang yang bekerja untuk saya. Sebenarnya saya memiliki sebuah cara manajemen yang amat inovatif. Kami memiliki apa yang disebut dengan Senat. Saya mengatakan pada perusahaan tersebut bahwa kami menjalankan sebuah monarki konstitusional. Terdapat hal-hal tertentu yang hanya bisa diputuskan oleh Senat. Senat ialah perwakilan dari tim-tim. Tiap 10 orang memiliki 1 senator. Senat memutuskan mengenai urusan-urusan seperti pembuatan anggaran, gaji, dan kompensasi. Beberapa masalah seperti, 'Di mana kami akan pergi untuk liburan musim semi?' atau 'Bagaimana kami membelanjakan anggaran pembangunan tim kami?' diputuskan oleh seluruh dewan pegawai. Orang-orang sangat terlibat dan senang bahwa mereka memiliki pemberdayaan semacam itu.”
Zhang Ruimin ialah pimpinan dan CEO Haier Group, pabrikan barang terkemuka China di mana setiap departemen menghadapi klien mereka sendiri.
“Langkah pertama kami ialah dengan menyusun ulang organisasi dari sebuah segitiga yang ujungnya menghadap ke atas ke segitiga yang ujungnya menghadap ke bawah. Anda meletakkan klien di atas dan lalu manajer jajaran, pegawai dan kemudian para pimpinan penting di bagian bawah. Tiap departemen harus mengurusi klien mereka sendiri dan menjadi apa yang kami sebut sebagai “unit otonom”. Tim-tim memiliki kepemilikan target penghasilan sendiri dan diberikan insentif untuk menghasilkan pemasukan tambahan. Terdapat tiga keuntungan yang bisa diambil dari metode ini. Pertama yaitu bahwa merespon permintaan pasar tidak memakan waktu yang cukup lama. Manajer jajaran dapat membuat keputusan sendiri tanpa harus menunggu umpan balik dari atasannya. Kedua, metode ini memecahkan masalah-masalah permainan internal. Tiap orang memiliki target pasarnya sendiri dan mereka harus menyesuaikan kepentingan mereka dengan target untuk mencapai hasil yang sama-sama menguntungkan semua pihak.”
Sistem manajemen “komando dan kendali” tradisional yang berdasarkan pada model militer dan diadopsi oleh perusahaan-perusahaan industri besar pertama di dunia sejak lebih dari seabad lalu pastinya hampir bukan merupakan sistem yang akan membawa keberhasilan di abad 21. Pemikiran manajemen modern mendukung model-model manajemen yang bersifat delegasi dan lebih memberdayakan manajer dan kolega, dan berikan mereka kepemilikan anggaran mereka sendiri. Anda adalah pemimpin. Tidak ada peraturan yang mengatakan bahwa Anda harus melestarikan struktur pengelolaan kuno. Jadilah kreatif. Pastikan bahwa organisasi secara fanatik berfokus pada pelanggannya. Cobalah untuk memberikan para kolega kebebasan sebanyak mungkin. Biarkan keputusan-keputusan penting diambil sedekat mungkin dengan para pelanggan. Berpikirlah mengenai cara-cara untuk bisa secara langsung memberikan penghargaan. (*/Akhlis)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment