Showing posts with label Memulai Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Memulai Bisnis. Show all posts

Friday, May 30, 2014

Enam Langkah Singkat Jadi Pebisnis

Berbisnis merupakan dambaan setiap orang. Untuk mewujudkan hal tersebut, segera persiapkan diri Anda. Jangan takut mencoba, meskipun kegagalan bisa menimpa Anda. Persiapkan semua modal yang dibutuhkan, dan bukan hanya siap sisi keuangan saja. Pelajari secara seksama bidang bisnis yang akan Anda geluti. Persiapkan konsep bisnis yang matang meliputi strategi, dan bentuk-bentuk pemecahan masalah yang mungkin terjadi selama dalam proses pengembangan bisnis tersebut.

Berikut beberapa tips untuk memulai bisnis yang dapat Anda terapkan.

Pelajari bidang bisnis yang akan Anda jalankan
Sebelum Anda memutuskan untuk menekuni bidang bisnis tertentu, terlebih dahulu Anda harus dibekali pemahaman yang cukup baik tentang bisnis tersebut. Pastikan Anda sudah paham benar bagaimana perealisasian bisnis tersebut serta konsep pemgembangannya.

Sesuaikan besaran modal dengan ide bisnis Anda
Anda harus bisa mengukur dalam cakupan yang luas dengan modal senilai sekian kira-kira bisnis apa yang realistis untuk dijalankan. Ini sangat penting, karena membangun bisnis serta proses pengembangannya senantiasa membutuhkan waktu yang panjang.

Bangun dan perkaya wawasan
Adalah sebuah keharusan untuk memperkaya wawasan Anda tentang lingkup bisnis. Jika Anda ingin menjadi pebisnis sukses, maka Anda harus menjadi pribadi yang berpola pikir bisnis. Terus perkaya wawasan Anda, dan Anda harus bis menjadi orang yang cekatan.

Melatih kepekaan diri
Seorang pebisnis hebat mampu membaca situasi dan kondisi. Anda harus bisa melatih diri Anda untuk peka terhadap sikon, dan bersikap responsive, karena hal tersebut sangat dibutuhkan oleh seorang pebisnis.

Bekerja keras
Bekerja keras adalah kepribadian yang harus ada pada diri seorang pebisnis. Jangan malas menginvestasikan waktu Anda, meskipun disisi lain mungkin Anda merasa apa yang sudah Anda lakukan belum membuahkan hasil sama sekali. Terus bergerak, dan kedepannya Anda pasti akan mendapatkan hasilnya.

Perluas jaringan Anda
Jika Anda berharap bisnis yang sedang Anda bangun kelak bisa menuai kesuksesan, maka Anda harus memiliki jaringan yang luas. Anda harus bisa menjadi pribadi yang mudah dalam bersosialisasi, komunikatif, dan selalu bersikap profesional. (as)

Tips Mengurangi Biaya Saat Hendak Memulai Bisnis

Banyak para pengusaha memimpikan kantor yang keren, peralatan terbaru, dan karyawan yang pintar ketika mereka merencanakan perusahaan pertama mereka. Satu-satunya masalah adalah bahwa sebuah perusahaan atau bisnis baru faktanya jauh dari impian tersebut pada awalnya. Sebuah bisnis baru membutuhkan kerja keras, usaha yang ikhlas, dan pengurangan biaya.

Penting bagi kita untuk memperhatikan berapa banyak biaya yang dikeluarkan. Kita harus melacak semua pengeluaran dan menguranginya jika memungkinkan.

Berikut tips mengurangi biaya dalam membangun bisnis

Bekerja dari rumah

Pasti kita menginginkan ruang kantor yang lengkap. Tapi, sebaiknya tahan dulu. Membeli atau menyewa kantor membutuhkan jumlah investasi yang banyak. Oleh karena itu, sebaiknya tunggu sampai bisnis mulai menghasilkan uang.

Mulailah bisnis dari rumah. Cara seperti ini dapat memangkas biaya yang besar sehingga mempermudah usaha kita mencapai break even di awal tahun. Kita bisa menyewa ruang kantor di hari-hari atau minggu-minggu tertentu untuk bertemu dengan klien.

Jangan buru-buru merekrut

Meskipun jauh lebih mudah untuk mengelola pekerjaan ketika kita memiliki sebuah tim profesional, namun hal tersebut akan meningkatkan pengeluaran. Gaji bisa menambah biaya pengeluaran dengan cepat bagi sebuah bisnis yang baru dibangun. Jika kita tidak nyaman mengerjakan segalanya sendiri, cara paling cerdas adalah dengan meng-outsource ke profesional. Dengan cara itu, kita hanya membayar bagi pekerjaan yang benar-benar tidak bisa kita kerjakan sendiri.

Lebih baik sewa daripada beli

Jika bisnis kita membutuhkan mesin berat untuk pekerjaan tertentu di hari-hari tertentu, membeli menjadi keputusan yang boros. Untuk situasi seperti itu, menyewa lebih baik daripada membeli. Cara yang sama bisa berlaku juga untuk perabot kantor seperti sofa, meja, dan kursi. Dengan menyewa, kita bisa menginvestasikan biaya untuk hal lain yang lebih berguna.

Dapatkan saran cuma-cuma

Pengetahuan dan kesadaran di dalam sebuah industri sangatlah penting bagi para pengusaha pemula. Menghadiri konferensi, seminar, dan acara-acara tertentu bisa membantu para pengusaha pemula untuk mendapatkan pengetahuan, mentor, dan jaringan yang berguna untuk mengembangkan bisnisnya.

Pengusaha pemula juga bisa bergabung dengan forum online dan mengikuti berita terbaru terkait bidang bisnis yang digeluti. Sering kali kita bisa mendapatkan nasihat terbaik secara cuma-cuma ketika kita berhubungan dengan orang yang tepat.

Pastikan nilai terbaik untuk uang

Pilihan termurah sering kali tidak menjamin nilai terbaik bagi uang kita. Jangan memilih layanan outsource atau produk termurah. Pertimbangkan juga kualitas dan biaya untuk mendapatkan nilai terbaik bagi uang kita.

Dalam membangun bisnis, jangan sampai kita menyia-nyiakan uang untuk sesuatu yang berlebihan dan tidak memberikan dampak baik bagi bisnis. Sebaliknya, investasikan uang kita untuk sesuatu yang menguntungkan usaha kita dalam jangka panjang. (bn/marketing.co.id)

Thursday, May 29, 2014

Modal Anda Minim Tapi Ingin Usaha? Ini Dia Cara Mengatasinya

Modal, modal, dan modal merupakan salah satu faktor vital yang harus dimiliki seorang calon pengusaha. Tanpa ketersediaan modal yang cukup, khususnya uang, maka segala cita-cita membangun sebuah bisnis impian bisa hanya tinggal mimpi belaka. Tak semua orang beruntung terlahir dengan ketersediaan sumber daya yang mencukupi. Sebagian besar harus memulai membangun bisnisnya dengan modal yang pas-pasan, atau bahkan kurang. Oleh karena itu, banyak diantaranya mengurungkan niatnya untuk membuka sebuah usaha karena merasa ragu dan takut tidak mempunyai dukungan dana yang  kuat.

Namun, jika anda memiliki ide briliant, inovatif, mimpi yang besar, dan percaya bahwa apa yang anda rencanakan akan menghasilkan sesuatu yang besar dan sukses, maka cobalah berani untuk membangun bisnis meskipun dengan modal yang minim. Galilah sebanyak-banyaknya solusi dan siasat agar hasrat anda dalam membuka sebuah usaha tidak padam lantaran karena kekurangan modal. Berikut ini mungkin menjadi bahan inspirasi bagi anda dalam mensiasati dan mengakali minimnya modal yang anda miliki dalam memulai sebuah wirausaha, dikutip dari www.kerjausaha.com:

1. Dekati Kerabat dan Sahabat Anda
Tujuan utama mendekati kerabat dan sahabat anda adalah untuk mendapatkan bantuan modal usaha. Jika anda memiliki reputasi baik, tentu tidak akan sulit memperoleh bantuan modal usaha tersebut. Presentasikanlah dengan sebaik-baiknya ide usaha yang ingin anda wujudkan kepada mereka, kemudian susunlah secara profesional rencana pengembangan dan pembagian hasil usaha yang akan diterima kerabat atau sahabat-sahabat anda. Syukur-syukur mereka meminjamkan modal dengan cuma-cuma atau tanpa bunga.

2. Cari Rekanan Bisnis
Selain keluarga dan sahabat, anda juga harus aktif mencari dan mendekati orang-orang yang bisa diajak untuk membangun bisnis bersama. Semakin banyak orang yang anda ajak bekerjasama, tentu modal yang dikumpulkan akan semakin besar. Meskipun nantinya hasil usaha yang anda peroleh harus dibagi-bagi, namun hal tersebut adalah langkah awal yang baik dalam belajar membangun bisnis yang kuat.

3. Manfaatkan Tempat Usaha
Selain uang, tempat usaha adalah salah satu modal yang juga diperlukan dalam membangun sebuah usaha. Jika uang anda tidak mencukupi untuk membeli atau menyewa sebuah tempat usaha, maka anda bisa memanfaatkan ruang kosong di rumah anda sebagai alternatif sementara. Hal ini sering dikenal dengan istilah SOHO (Small Office Home Office).

4. Pekerjakan Staf dengan Sistem Bagi Hasil
Jika keadaan modal anda tidak akan mencukupi untuk membayar karywan anda dengan gaji yang pantas, maka anda bisa tetap menarik minat mereka untuk bekerja dalam bisnis anda dengan sistem bagi hasil. Hal ini tentu dapat membuat semangat kerja mereka lebih on fire karena tertarik dengan hasil maksimal jika mereka bekerja secara maksimal.

5. Gunakan Media-media Gratisan
Cobalah cermati hal-hal yang bisa anda manfaatkan secara gratis namun berguna untuk bisnis anda. Misalnya dalam berpromosi, daripada membuat website berbayar, lebih baik menfaatkan blog, facebook atau situs gratis yang bisa membantu anda mempromosikan usaha, meskipun memiliki keterbatasan fitur. Dengan bantuan media-media gratisan tersebut, tentu dapat menghemat biaya pengeluaran anda.

6. Cari Pekerjaan Sampingan
Tidak ada yang dapat menjamin sebuah bisnis yang dibangun akan menuai kesuksesan, meskipun disokong oleh permodalan yang besar. Oleh sebab itu, dalam memulai sebuah usaha dengan modal yang masih minim, ada baiknya anda tetap mencari uang tambahan dengan melakoni pekerjaan sampingan atau kerja paruh waktu. Selain berguna untuk menambah modal usaha anda, kerja paruh waktu juga dapat menjadi cadangan jika anda menghadapi situasi yang sulit, misalnya kinerja bisnis yang tidak sesuai harapan.

7. Manfaatkan Program Bantuan Modal Usaha
Pemerintah dan lembaga-lembaga keuangan di Indonesia telah banyak mengeluarkan program-program bantuan modal usaha bagi para entrepreneur. Bunga yang dibebankan untuk modal usaha, terutama untuk UKM biasanya lebih ringan. Jadi manfaatkan sebaik-baiknya! Demikian sekilas kiat dan tips menyiasati kekurangan modal  yang sedang anda hadapi dalam membangun sebuah usaha. (bn)

4 Jenis Bisnis Yang Paling Sering Diterjuni Pengusaha Muda

Pengusaha pemula perlu jeli memilih jenis bisnis yang hendak digelutinya agar tak salah sasaran

Tentunya gejolak anak muda tidak akan terlepas dengan kebiasaan unik yang dilakukan. Dari kebiasaan tersebut, anak muda yang memiliki jiwa bisnis yang kuat akan memanfaatkan hobi sebagai sumber rezeki dan awal karir yang baik ke depan. Kalau ingin sukses sejak muda, kenapa tidak memulai bisnis berikut ini, dikutip dari suarapengusaha.com :

Travel

Hampir setiap orang suka jalan-jalan, tak dipungkiri begitu juga dengan anak muda. Jika Anda suka melancong baik dalam maupun luar Negeri, apa salahnya bila Anda mulai memikirkan bisnis travel yang mungkin akan membawa Anda pada kesuksesan di masa depan.

Pemilik Flamingo Travel, Bernardus Sumartok adalah seorang pengusaha muda yang memulai usahanya lewat hobi travel. Ia menganjurkan selain sudah memiliki banyak pengalaman, dibutuhkan sesuatu yang unik yang tidak dimiliki oleh pihak lain banyak dan mengembangkan networking yang lebih luas.

Fotografi

Sebagai anak muda, hobi jalan-jalan tidak akan terlepas dari hobi yang tak kalah asyik ini. Jika Anda salah satu penikmat fotografi, maka jangan sia-siakan kemampuan Anda. Bisnis studio fotografi akan menjanjikan prospek yang baik kedepan.

Seorang Ibal Marciano, pemilik “Buatan Rumah Studio” mengungkapkan bahwa bisnis ini diawali dari hobi sebatas hobi, kemudian ikut berbagai lomba hingga membuka usaha ini dengan modal hanya berkisar Rp10 juta. Hanya dibutuhkan strategi promosi serta kualitas pelayanan yang memuaskan pelanggan.

Sekolah atau Kursus Musik

Robby Cahyadi berhasil mendirikan pendidikan musik gitar dengan nama MansionPro di Pekanbaru. Ia mengakui bahwa bisnisnya diawali dengan hobinya bermain gitar. Sejak kuliah, hobi ini terus dikembangkan hingga bergabung dengan teman-temannya dan mendirikan MansionPro “Guitar Navigator”, sekolah gitar pertama yang ada di Pekanbaru.

Kuliner

Seorang Mellisa Sugianto, membuka usaha restorannya yang bernama Nanny’s Pavillon yang berkembang pesat di Bandung dan kota lainnya. Mellisa tergerak membuka usaha ini sebab memiliki talenta dan hobi memasak. Ia mengakui untuk menjalankan bisnis ini, naris memiliki konsep masakan yang unik, pelayanan yang baik serta dapat menjalin kemitraan yang memiliki tujuan yang sama.

Bila tidak memiliki cukup modal membangun restoran, mulailah berjualan makanan ringan seperti kue-kue, coklat dan minuman. Jenis bisnis ini dapat menghasilkan omset besar bila disesuaikan dengan momen tertentu seperti hari besar dan puasa.

Sejumlah bisnis diatas dapat jadi referensi, bila kemudian Anda menganggap bahwa hobi Anda dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di masa tua Anda. Bila sukses dapat dimulai sejak muda, mengapa harus memulai di usia senja? (bn)

6 Pilihan Bisnis Yang Untungnya Besar Bagi Ibu Rumah Tangga

Mengurus keluarga dan berkarir bagi wanita seringkali sulit dilakukan terlebih bagi ibu yang baru memiliki anak. Bagi perempuan yang fokus pada karir, diam di rumah sebagai ibu rumah tangga akan sangat sulit dilakukan.

Seperti dilansir dari boldsky.com dan liputan6.com, Jumat (13/9/2013), waktu tersebut adalah bagian tersulit dalam hidupnya di mana dia harus memilih menjadi ibu rumah tangga atau wanita karir. Kebanyakan wanita akan memilih tinggal di rumah dan mengurus anak. Sementara wanita lain akan memilih bekerja, menghasilkan uang dan terlihat mandiri.

Maka pilihan terbaik dalam situasi seperti itu adalah bisnis rumahan. Berikut enam gagasan bisnis bagi ibu rumah tangga:

1. Bisnis komestik

Sebagai wanita, Anda tentu tahu betapa banyak ibu rumah tangga yang tak sempat berdandan karena terlalu sibuk mengurus rumah. Produk kecantikan merupakan peluang bisnis yang cukup besar. Keluarga dan para tetangga serta teman bisa menjadi pelanggan pertama Anda.

Bisnis ini juga mudah berkembang mengingat hasil produknya mudah terlihat. Para wanita yang senang bergosip akan dengan mudah menyebarkannya pada sejumlah temannya.

2. Bisnis makanan

Jika Anda tinggal di dekat kampus atau komplek perkantoran, maka menjual makanan sehat dapat menjadi bisnis yang menjanjikan.

Saat ini bisnis makanan terus meningkat dan tercatat sangat menguntungkan. Selisih labanya pun tinggi. Jika Anda pandai memasak, maka cobalah bisnis ini.

3. Kerajinan tangan

Indonesia memiliki beragam hasil kerajinan tangan. Para turis yang mengunjungi tanah air juga membelinyasebagai oleh-oleh. Membuatnya dapat dipelajari selama Anda tekun dan sabar. Anda bisa membuat lilin, kalung, gelang, pot bulang dan lainnya.

Produk kerajinan tangan memiliki kekhasan dan kaya akan budaya. Hal itu bisa memberikan nilai jual tinggi. Terlebih lagi, bisnis kerajinan tangan bisa dikerjakan dari rumah.

4. Main saham

Perdagangan saham dan reksa dana sudah populer menghasilkan uang dalam waktu singkat. Tak heran banyak ibu rumah tangga yang berminat pada bisnis tersebut. Anda hanya perlu belajar dan memahami metode jual belinya dan memulai berbagai kesepakatan secara online.

5. Dekorasi interior

Jika Anda punya hobi mendekorasi rumah, bisnis interior bisa menjadi pilihan bisnis. Menjadi dekorator interior berarti Anda membuat banyak rumah menjadi lebih enak dipandang. Bisnis dekorasi bisa tersebar dari mulut ke mulut, jadi Anda tak perlu biaya mahal untuk pemasarannya. (bn)

Inilah Langkah-Langkah Mendirikan Sebuah CV

Ada 8 langkah penting yang harus dilalui pengusaha untuk mendirikan sebuah perusahaan berbentuk CV

Anda sebaiknya memiliki badan resmi sebagai payung hukum atas bisnis yang  hendak atau sedang dijalankan. Ada dua jenis badan usaha yang paling banyak dimiliki oleh pengusaha di Indonesia, yakni CV. Commanditaire  Venootcshap atau CV (Perseroan Komanditer) berbeda dengan Perseroan Terbatas.  CV berbentuk badan usaha,  sedangkan PT berbentuk badan hukum.

“Tempat pengurusannya berbeda.   Pembuatan PT dilakukan di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia   (Dephumham), sedangkan pengurusan  CV cukup di pengadilan negeri,” ucap Ivone, konsultan pengurusan CV dan PT dari CV Tamasolusi, dikutip dari wartawirausaha.net.

Kekayaan PT   terpisah dengan kekayaan pendirinya.   Sedangkan CV,  kekayaan pendirinya tidak bisa dipisahkan dari kekayaan CV.  PT mensyaratkan modal minimal sebesar Rp 50 juta yang harus disetor ke kas perseroan. Sedangkan CV tidak ditentukan jumlah modal minimal. UKM banyak menggunakan CV untuk menjalankan roda usahanya.

Beberapa   langkah yang harus diketahui untuk mendirikan CV adalah sebagai berikut:

1. AKTA PENDIRIAN CV

Akta ini dibuat dan ditandatangani oleh notaris, persyaratannya:

• Menyertakan fotokopi KTP pendirinya.

• Prosesnya 1-2 hari kerja.

2. SURAT KETERANGAN  DOMISILI PERUSAHAAN.

Surat ini diajukan ke kelurahan setempat, sebagai bukti keterangan alamat perusahaan.

Persyaratan:

• Fotokopi kontrak/sewa tempat usaha   atau bukti kepemilikan tempat usaha

• Surat keterangan dan pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran/pertokoan

• Fotokopi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terakhir.

• Prosesnya 2 hari kerja setelah permohonan diajukan.
3. MEMBUAT NOMOR POKOK WAJIB PAJAK

Permohonan pendaftaran wajib pajak badan usaha diajukan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan domisili perusahaan. Selain mendapat kartu NPWP, nanti juga akan mendapat surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak.

Persyaratan:

• Lampiran bukti PPN (pajak pendapatan) atas sewa gedung

• Buktsi pelunasan PBB dan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha.

• Lama proses 2-3 hari kerja
4. SURAT PENGUKUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK (SP-PKP).

Permohonan SP-PKP ini diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan NPWP yang telah diterbitkan.

Persyaratan:

• Lampiran bukti PPN atas sewa gedung, bukti pelunasan PBB dan bukti kepemilikan/ sewa/kontrak tempat usaha.

• Proses memakan 3-5 hari kerja setelah diajukan.
5. MENDAFTAR KE PENGADILAN NEGERI (PN).

Permohonan diajukan ke bagian pendaftaran CV di PN setempat.

Persyaratan:

• Melampirkam NPWP dan salinan akta pendirian CV

• Proscsnya 1 hari kerja.
6. MENGURUS SURAT IJIN   USAHA PERDAGANGAN (SIUP).

Permohonan diajukan ke Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten untuk golongan SIUP menengah dan kecil. Sedangkan SIUP besar diajukan ke Dinas Perdagangan Propinsi.

Persyaratannya:

• SITU (Surat Izin Tempat Usaha) / HO (Hinder Ordonantie atau Surat Ijin Gangguan)

• Pas foto direktur/pimpinan perusahaan ukuran 3×4 (2 lcmbar) berwarna.

• Proses untuk SIUP besar 30 hari,   scdangkan SIUP menengah dan kecil,   14 hari.
7. TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP).

Pendaftaran dilakukan ke Dinas Perdagangan yang berada di Kota/Kabupatcn   domisili perusahaann. Lama proses pengerjaan 14 hari kerja.   Keseluruhan biaya mendirikan CV bisa mencapai Rp 3,5 juta.

Dengan demikian, hasil atau berkas dokumen yang kita dapatkan meliputi:

Akta pendirian CV

Surat Keterangan Domisili Perusahaan,

NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak),

Pengesahan Pengadilan,

SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

TDP (Tanda Daftar Perusahaan). (bn)

5 Pilihan Bisnis Bagi Anda Yang Bosan Jadi Karyawan

Patrick Hull, seorang pengusaha yang pernah memiliki pengalaman di sejumlah sektor industri seperti transportasi, teknologi, hiburan, real estat, restoran, energi, dan asuransi menyebutkan ada lima industri yang paling menarik bagi pengusaha.

"Jadi, lima industri terus paling menjanjikan bagi pengusaha berdasarkan wawasan anekdot saya sendiri dan proyeksi pertumbuhan lapangan kerja dari biro statistik tenaga kerja. Saya percaya bahwa lima industri berikut sangat panas bagi pengusaha,” kata dia.

Seperti dikutip dalam Forbes, Senin (16/9/2013), berikut kelima sektor tersebut:

1. Internet dan layanan data.
Pertumbuhan teknologi, terutama teknologi mobile masih akan berlanjut mendorong pertumbuhan bisnis online yang membutuhkan layanan data. Pertumbuhan bisnis online, hingga beberapa dekade ke depan, masih akan terus berlanjut dan ketergantungan masyarakat pada e-commerce akan meningkat.

Kita akan menuju revolusi teknologi lain, di mana sebagian besar aktivitas hidup kita akan dilakukan secara online. Ini menjadi peluang besar bagi pengusaha. Apalagi mengingat kemajuan kapasitas dan analisis data, di mana perusahaan lapar akan informasi tentang klien.

Itulah mengapa sektor ini diproyeksikan untuk menjadi salah satu industri atas untuk memulai dan mengembangkan bisnis dalam dekade mendatang.

2. Sistem komputer dan software services.
Di berbagai kantor, terlihat bahwa software begitu mendominasi dan teknologi data yang cepat menjadi esensi dari abad ke-21. Berkat ini, perekonomian akan membutuhkan banyak pekerjaan perangkat lunak dalam tahun-tahun mendatang.

Aspek besar layanan perangkat lunak adalah bahwa mereka menciptakan kebutuhan untuk perangkat lunak yang lebih. Pertumbuhan ini ke depan akan menciptakan permintaan perangkat lunak yang cukup besar. Software ini digunakan di mana-mana dan penggunaannya untuk hal-hal yang baru muncul setiap hari.

3. Jasa akuntansi
Ketika peraturan keuangan dan perbankan yang baru diimplementasikan, kebutuhan akan jasa akuntansi dan audit akan meningkat. Sektor ini memiliki sejumlah peluang bagi para pengusaha dan pertumbuhannya cukup signifikan sakarang ini. Keuntungan kantor akuntan swasta mengalami kenaikan 20,9 persen pada tahun lalu.

4. Konsultasi bisnis
Ketika ekonomi melambung, banyak bisnis terbentuk dan berkembang. Hasil Perkembangan ini membutuhkan banyak konsultan manajemen dan teknis. Konsultan bisnis cenderung untuk melakukannya dengan baik karena banyak bisnis akan membutuhkan bantuan penyusunan rencana bisnis, strategi, kampanye pemasaran, dan anggaran.

Penciptaan bisnis yang lebih kompleks dan kembalinya manufaktur maju akan meningkatkan jumlah perusahaan konsultan logistik dan akhirnya bisnis akan memerlukan konsultan terutama dalam kepatuhan pemerintah untuk membantu navigasi peraturan web kompleks pemerintah federal.

5. Home health care
Bekerja di industri pelayanan kesehatan diproyeksikan tumbuh terus, pekerjaan dalam industri perawatan kesehatan rumah khusus diperkirakan akan meningkat lebih cepat. Menurut asosiasi nasional untuk home care, lebih dari 12 juta orang menerima pelayanan kesehatan rumah setiap tahunnya.

Sebagai generasi baby boom, kebutuhan kesehatan rumah akan terus mengalami peningkatan. Ini tentu akan menghadirkan sejumlah peluang bagi pengusaha yang inovatif. (bn)

Inilah 4 Bisnis Yang Tak Akan Hilang Ditelan Jaman

Seperti kita ketahui, proses perkembangan jaman yang kian cepat berdampak juga pada bisnis yang dilakukan orang. Misalnya, dulu usaha Wartel (warung telepon) berkembang pesat. Karena jaman dulu masih jarang orang yang mempunyai telepon genggam sehingga jasa wartel masih sering digunakan. Namun kini, setelah harga telepon genggam semakin murah karena Teknologi, bisnis Wartel mulai punah. Sama juga dengan warnet, yang mulai dikalahkan oleh modem GSM/CDMA atau internet berlangganan yang semakin banyak pilihannya dan murah, nasib warnet juga diperkirakan akan mengalami penurunan pemakai yang berdampak pada pelaku usaha gulung tikar.

Namun ada beberapa usaha yang laku sepanjang masa, karakter usaha tersebut secara umum adalah usaha yang dibutuhkan orang setiap waktu. Sehingga kapanpun orang akan mencari untuk pelengkap kebutuhan hidupnya. Dikuti dari situs wartawirausaha.com, beberapa usaha tersebut antara lain adalah:

1. Bisnis Makanan dan Minuman.
Ini merupakan kebutuhan pokok manusia, semua orang pasti membutuhkan makanan dan minuman. Tinggal bagaimana pelaku usaha membuat makanan dan minuman yang dijual mempunyai nilai lebih terhadap kompetitor. Tak cukup rasa yang enak, masih banyak aspek yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis makanan. Seperti tempat strategis, harga jual yang terjangkau, tempat nyaman, promosi dan pelayanan yang terbaik. Jika ada pelanggan puas, maka tak dipungkiri dia akan kembali lagi untuk makan di tempat anda.

2. Bisnis Pakaian.
Sama halnya dengan makanan dan minuman, bisnis pakaian juga akan selalu dicari orang. Apalagi dewasa ini perkembangan dunia mode terus menghasilkan beragam jenis pakaian yang bervariatif. Para pelaku usaha harus paham dengan hal-hal seperti itu, beragam informasi mengenai model pakaian yang sedang tren saat ini bisa dengan mudah didapatkan melalui Internet, melakukan survey juga perlu untuk mengetahui seperti apa keinginan konsumen mengenai apa yang akan dipakai.

3. Bisnis Kesehatan.
“Sehat itu mahal” istilah yang sering didengar dimasyarakat, memang tidak bisa disangkal. Hal tersebut seakan sudah menjadi paradigma umum. Kebutuhan akan obat-obatan bagi orang yang sakit akan dilihat sebagai peluang bagi Pengusaha dibidang Kesehatan.

4. Bisnis Pendidikan.
Orang akan selalu mencari ilmu seting-tingginya, menurut pandangan masyarakat, pendidikan tinggi juga akan menaikkan tingkat sosial orang tersebut. Bisnis ini dianggap akan selalu laku karena orang akan terus mencari ilmu untuk hidupnya.

Beragam ide tersebut layak anda coba, karena permintaan yang selalu ada akan membuat bisnis anda laku sepanjang masa. Tunggu apa lagi! (boni)

Ingin Bisnis Sukses? Cermati Hal Berikut Ini

Bosan jadi pekerja dengan rutinitas kantor? Ingin punya usaha sendiri? Namun bingung usaha apa yang akan digeluti. Anda dapat memulai bisnis sesuai passion atau semangat dan kegemaran. Lantaran, passion akan membuat seseorang totalitas saat terjun pada bisnis yang dipilihnya.

Bisnis akan mengalami jatuh bangun. Saat memulai bisnis, kebanyakan orang akan bangkrut. Sebab, setiap usaha itu punya potensi rugi yang cukup besar. Sebab itu, kalau kita punya dana yang modalnya dari kita selalu pecah menjadi beberapa nominal, karena kalau usaha kita gagal kita masih punya modal untuk bangkit lagi memulai usaha baru.

Lihatlah para pengusaha sukses di sekitar Anda. Usaha yang mereka geluti saat ini rata-rata bukanlah usaha awal. Sudah dapat dipastikan para pengusaha tersebut mengalami jatuh bangun.

Kegagalan dalam bisnis memang sangat menghawatirkan, namun di sisi lain itu juga ada bagusnya. Berarti dengan gagal akan semakin berpengalaman dalam berbisnis.

Kesalahan fatal yang biasanya sering dilakukan pebisnis pemula ialah mencampurkan keuangan personal dengan keuangan bisnis. Kesalahan lainnya yakni lupa memperhitungkan gaji.

Sebaiknya gaji diperhitungkan. Sebab jika tidak berbisnis otomatis seseorang harus kerja agar mendapatkan penghasilan. Jika dengan berbisnis membuat Anda berhenti bekerja maka pastikan penghasilannya. Contohnya penghasilan dari bisnis tersebut bisa membayar diri sendiri atau tidak. Meskipun hasilnya tidak lebih besar dari penghasilan saat bekerja, namun setidaknya bisnis tersebut bisa menggaji Anda sebagai pekerja.

Namun, jika Anda sebagai pemula tidak terjun secara langsung dalam bisnis yang dimiliki. Artinya menyewa orang kepercayaan atau keluarga sendiri untuk mengelola bisnis tersebut, pastikan untuk tetap mengecek bisnis itu. Cek keuangannya atau arus keluar masuknya uang. Hal tersebut dilakukan agar tetap mengetahui kondisi bisnis yang digeluti. (as)

Pengusaha Tanpa Mental Baja Akan Sulit Raih Sukses

Bekerja di kantor bukan satu-satunya pilihan lagi untuk mendapatkan uang. Makin banyak orang yang menggerakkan bisnis mereka sendiri. Tetapi, menurut perencana keuangan Aidil AKbar Madjid, ada beberapa langkah yang perlu dipersiapkan sebelum Anda mulai sebuah bisnis.

Menurutnya, ketika Anda ingin mulai berbisnis, banyak orang yang menyangka hal itu memerlukan modal (uang) yang besar. Padahal, modal tidak harus berasal dari uang. Modal bisa berupa keterampilan, ilmu, waktu, dan lain sebagainya.

"Bagi saya, sebelum memulai bisnis, seorang entrepreneur harus memiliki sebuah mental baja. Tanpa mental baja, seorang pengusaha pasti akan mudah menyerah dalam perjalanan bisnisnya nanti. Keberanian juga mengiringi. Bahkan, jika Anda mempunyai ide bisnis yang bagus, maka ide tersebut dapat Anda presentasikan kepada pihak yang mempunyai uang untuk bisa memodalinya," tuturnya seperti dilansir Kompas.com.

Sebuah hobi memang dapat dijadikan bisnis untuk Anda. Tetapi, Aidil kembali menambahkan, ketika ingin menjadikan hobi menjadi peluang bisnis dan usaha, harus ada kedisiplinan dan komitmen yang besar agar bisnis tersebut berjalan lancar.

Pastikan pada saat kita memulai bisnis, kita harus mempunyai mental bisnis dulu. Harus siap-siap untuk rugi juga, termasuk dalam bisnis waralaba (yang sudah sukses), imbuh pria yang memulai kariernya sejak tahun 1994 ini.

Pada saat memulai suatu usaha, opsinya memang ada dua macam, yaitu membangun brand sendiri atau membeli waralaba.  Namun, banyak orang yang salah kaprah mengenai konsep waralaba. Banyak yang mengira, membeli waralaba itu suatu investasi. Padahal, saat membeli waralaba artinya tetap ada bisnis yang harus dijalankan.

Kalau mau ambil bisnis waralaba harus siap seperti sedang memulai bisnis baru. Kelebihan yang kita dapatkan dari waralaba yaitu brand-nya. Itu tujuannya untuk target market, dan kita juga membeli sistem, jelasnya.

Selain itu, Anda juga harus menyiapkan waktu. Tidak ada bisnis yang bisa dilepas tangan. Misalnya, saat Anda memilih bisnis di waralaba, Anda juga harus melihat tempatnya, melakukan riset mengenai apa yang ditawarkan franchiser dari waralaba tersebut, menentukan target market, dan lain sebagainya. (bn/kompas.com)

Kampus Adalah Tempat Paling Tepat untuk Mulai Bisnis

Kehadiran Mark Zuckerberg membuat tren menjadi pengusaha booming di kalangan mahasiswa. Tidak heran, mereka terus berlomba-lomba menjadi pencipta situs jejaring sosial selanjutnya.

Pendiri PieBoy Clothing and ClickMechanic, Andrew Jervis mengungkapkan, universitas adalah tempat yang tepat untuk memulai sebuah bisnis. Mantan mahasiswa Jurusan Wirausaha itu menambahkan, terdapat beberapa alasan mengapa kawula muda harus memulai usaha mereka sejak dini, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (20/11/2012).

Cepat memulai, cepat gagal
Di Inggris, kegagalan sering dilihat sebagai sebuah ketidakmampuan, seolah-olah menjadi bukti ketidakmampuan dalam menjalankan bisnis yang sukses di masa depan. Berbeda dengan Amerika Serikat (AS). Di AS, kegagalan justru dianggap sebagai pengalaman. Tidak ada yang menyukai kegagalan, tetapi itu terjadi. Kegagalan saat memulai usaha di universitas membuat Anda memiliki bantalan pengaman

Dukungan
Dukungan untuk pengusaha muda seperti mahasiswa berlimpah. Terdapat berbagai organisasi yang dapat dimintai "bantuan". "Maka kemungkinan besar universitas Anda akan memiliki masyarakat perusahaan sendiri, seperti yang saya lakukan dalam bentuk Pengusaha Manchester. National Association of College and University Entrepreneur (NACUE) dan Shell LiveWIRE juga menjalankan berbagai acara untuk membantu memberikan pengusaha mahasiswa muda keterampilan berharga dan kesempatan jaringan," ujar Jervis.

Di Indonesia, mahasiswa yang memulai wirausaha bisa meminta bantuan dana kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Selain itu banyak perusahaan dan bank yang juga membuka program bantuan kewirausahaan bagi kalangan mahasiswa.

Jeli melihat celah
Universitas menawarkan lingkungan yang sempurna untuk memulai bisnis. Sebab, di sekitar kampus kita dikelilingi pelanggan potensial, yakni teman-teman, dosen, maupun warga sekitar. Sehingga penjualan tanpa waktu.

"Murid bisnis saya, PieBoy Clothing, melihat celah di pasar untuk pakaian modis bermerek di universitas. Maka, dia menjadi pemasok di beberapa perguruan tinggi di seluruh negeri dan masih berlanjut hingga hari ini," urainya.

Mencoba sebelum melamar kerja
Kebanyakan lulusan perguruan tinggi otomatis akan mencari pekerjaan di perusahaan segera setelah lulus. Ini memang tindakan wajar, tetapi sebagian besar para lulusan justru merasa tidak menyukai pekerjaan mereka dan mulai bermimpi tentang memulai bisnis sendiri. "Bagaimana Anda dapat mengetahui apakah Anda lebih suka cobaan dan penderitaan saat memulai bisnis jika belum pernah mencoba?" paparnya

Siapa yang tahu?
Semua orang mungkin sudah tahu jika Mark Zuckerberg mendirikan situs jejaring sosial Facebook di kamar asramanya, Harvard University. "Jadi, siapa tahu Anda juga bisa membuat hal besar selanjutnya?" tutup Jervis. (okezone)

Memulai Bisnis Sendiri, Simak Trik Berikut

Memiliki bisnis sendiri boleh dibilang menjadi impian banyak orang. Bayangkan, betapa asyiknya membesarkan bisnis yang merupakan milik kita sendiri. Kerja sangat keras pun tampaknya tidak terasa lelah karena kita bak membesarkan anak sendiri. Hasilnya pun akan kita rasakan sendiri.

Namun, boleh dibilang juga memulai usaha tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal pertama yang boleh jadi merupakan masalah besar adalah menemukan bisnis yang sesuai dengan minat kita. Sebaiknya bisnis yang kita jalani terkait dengan hal yang kita pahami benar.

Selanjutnya, menurut Ahmad Gozali, seorang perencana keuangan, butuh kepercayaan diri yang kuat untuk melangkah memulai bisnis ini. Mulailah dari langkah kecil, karena sebuah lompatan besar tidak akan terjadi tanpa awalan lari. Dan, lari tidak lain hanyalah langkah-langkah kecil yang dipercepat.

Kalaupun belum bisa melangkah sekarang, kata Gozali, mulailah membuat rencana. Misalnya, bidang usaha apa yang ingin Anda pelajari dan berapa lama. Lalu, berapa modal yang diperlukan dan berapa lama Anda akan mengumpulkannya. Buat target bagi diri Anda sendiri, kapan Anda akan berhenti bekerja dan konsentrasi membangun usaha, atau Anda ingin meniti karier di perusahaan Anda, lalu menginvestasikan saja uang Anda, dan membiarkan orang lain mengelolanya.

Belajar dari pengalaman orang lain dan membaca buku-buku bisnis turut membantu memperkaya dan memperluas wawasan bisnis. (*/Republika.co.id)

8 Ide Bisnis Sampingan yang Sedang Jadi Tren

Melakukan bisnis sampingan memang banyak dilakukan oleh beberapa orang yang menginginkan pendapatan lebih. Namun kesibukan yang menyita waktu kerap menghalangi sebagian orang. Menanggapi hal tersebut, menjalankan bisnis sampingan rumahan merupakan ide yang cukup realistis.

Dengan adanya bisnis sampingan rumahan, Anda dapat lebih mudah dalam mengelolanya. Jadi tak akan ada lagi alasan waktu yang tersita. Seperti dikutip dari situs www.marketing.co.id, inilah beberapa ide bisnis sampingan itu antara lain:

Jual koleksi Anda

Mungkin sewaktu kecil Anda suka mengoleksi mainan, boneka, atau semacamnya. Nah, bila sudah tak dipergunakan, tak ada salahnya menjual beberapa koleksi yang sudah tidak pernah Anda gunakan. Untuk menjualnya, Anda bisa membuka garage sale atau melalui situs dan forum jual beli online.

Cuci Steam

Malasnya mencuci kendaraan sendiri membuat bisnis sampingan ini digemari. Untuk memulainya, Anda bisa memanfaatkan halaman yang cukup luas. Hanya dengan modal kompresor dan air, Anda bisa memulai bisnis ini.

Kos–kosan

Usaha kos–kosan sering dilakukan oleh mereka yang berlokasi di dekat area kampus atau perkantoran. Anda hanya perlu merombak beberapa ruangan dirumah untuk kemudian dijadikan kamar.

Laundry

Sama halnya dengan kos–kosan, bisnis sampingan laundry banyak terdapat di area dekat kampus. Bedanya, Anda tidak harus punya rumah yang besar untuk bisa menjalankan bisnis sampingan ini. Tapi Anda perlu modal ekstra untuk membeli mesin cucinya.

Katering

Jika bisa masak berbagai makanan dengan rasa yang enak, Anda bisa mencoba menjalankan bisnis ini.

Jasa keahlian

Memanfaatkan berbagai keahlian seperti reparasi komputer, fotografi, ataupun keahlian lain, akan lebih masuk akal untuk Anda yang kekurangan modal.

Market Research

Di negara barat, market research cukup dikenal luas. Dengan waktu yang fleksibel, Anda dapat bekerja dengan mengatakan pendapat Anda tentang suatu produk atau jasa. Ada pula yang melakukan wawancara via telepon atau door to door. Untuk melakukan bisnis sampingan sebagai market research, mereka biasanya mendaftar di sarosresearch.com.

Iklan blog

Memasuki era digital, banyak orang yang mulai nge-blog. Positifnya, Anda akan mendapatkan uang bila ada yang tertarik beriklan di blog. Tapi tentu saja Anda harus memikirkan arah pasar blog Anda, dengan konten serta desain yang manarik. Bila belum mendapat iklan, Anda bisa mendaftar secara otomatis lewat Google Adsense, atau melalui affiliate programme yang diluncurkan oleh Amazone. (bn)

Inilah Kunci Untuk Berhasil di Bisnis MLM

Multi Level Marketing masih diyakini sebagai salah satu alternatif bisnis yang bisa mendatangkan uang secara cepat

Bagi para ibu rumah tangga, mahasiswa, dan pegawai tentu sudah tak asing lagi dengan istilah bisnis multi level marketing. Iming-iming pendapatan melimpah dan fleksibilitas waktu kerja membuat bisnis ini digemari bagi mereka yang menginginkan pemasukan ekstra.

MLM tidak selalu mudah dijalankan. Tak sedikit orang menganggap bisnis ini menjanjikan kepalsuan dan menyebalkan karena tak punya etika. Bagi yang mereka yang percaya akan bisnis jenis ini, jangan patah semangat.

Berikut 10 tips sukses bisnis multi level marketing (MLM), seperti dikutip dari www.marketing.co.id :

Etika. Dunia direct selling dan MLM dipenuhi oleh orang-orang yang berhasrat untuk mendapatkan pemasukan besar dengan meggunakan berbagai taktik penjualan. Mereka sering kali berjualan atau mengajak orang bergabung dalam bisnisnya tanpa etika, misalnya dengan pemaksaan. Bagi mereka yang percaya pada bisnis MLM, lakukan bisnis dengan berhati-hati dan beretika.

Beri dukungan, jangan hanya merekrut. Umumnya MLM memberikan insentif bagi perwakilan penjualnya yang bisa merekrut orang lain untuk bergabung. Semakin banyak yang bisa direkrut, semakin besar keuntungan perwakilan penjualan. Tapi jangan hanya merekrut, sisihkan waktu untuk melatih orang yang direkrut. Dengan begitu pemasukan akan menjadi lebih baik.

Temukan perusahaan dengan produk yang kita cintai. Kita tak bisa menjual sesuatu atau berbagi tentang bisnis yang kita jalani jika tidak memiliki kebanggaan atas itu semua. Lakukan riset lebih dulu sebelum memutuskan bergabung dengan MLM. Cari perusahaan mana yang produknya kita cintai.

Usahakan berbagi produk setiap hari. Lakukan sesuatu agar orang lain mengetahui bisnis kita. Misalnya dengan berbagi sampel produk, mengundang tetangga untuk mengadakan presentasi atau membuat website atau akun media sosial.

Edukasi diri sendiri dengan cara berbeda. Jika kita memiliki kemampuan dalam direct selling, tapi tak cukup computer savvy, luangkan waktu untuk mempelajari tentang website, email dan media sosial. Mengedukasi diri sendiri seperti itu bisa meningkatkan penjualan produk.

Jangan memburu keluarga dan teman. Bisnis baru dan dorongan dari MLM untuk melakukan perekrutan demi menambah pemasukan bisa membuat seseorang terlalu bersemangat. Kondisi tersebut bisa mendorong seseorang gencar melakukan perekrutan yang pada akhirnya terkesan memburu dan memaksa. Berhati-hatilah ketika berusaha merekrut orang terdekat.

Tuluslah dan dengarkan. Mendengarkan beriringan dengan ketulusan. Jika seseorang melakukan percakapan dengan orang lain tapi hanya memikirkan kata-kata apa yang akan diucapkan nanti, maka ia tidak mendengarkan dan tentu akan kehilangan informasi yang penting.

Rekomendasikan bisnis dengan kreatif. Sangat mungkin untuk merekomendasikan bisnis kita dengan orang lain tanpa harus terdengar memaksa. Dengan menjadi kreatif dalam memperkenalkan bisnis atau produk, kita bisa menarik perhatian orang secara al alami.

Lihat kenyataan. Statistik menunjukkan bahwa hanya 1 dari 100 perusahaan MLM yang benar-benar sukses dan menghasilkan uang. Penipuan MLM dan praktik bisnis yang buruk adalah hal yang lazim dalam dunia MLM. Perhatikan tanda-tanda penipuan MLM.

Kami tunggu tips bisnis MLM Anda lainnya di kolom komentar. Selamat mencoba!

Lima Jurus Dapatkan Pinjaman Modal

Banyak orang berpikir bahwa memulai suatu usaha tanpa modal pribadi yang besar adalah mustahil, padahal masalah ini bisa disiasati dengan cara mencari dana melalui pihak lain, salah satunya lembaga keuangan. Berikut tips singkat dan mudah bagi Anda yang ingin meminjam modal usaha seperti dinukil dari Majalah Sekar.

1. Buat proposal yang baik, tidak hanya tampilannya yang menarik.
2. Sediakan penjelasan tentang arus kas sesuai lamanya permohonan pinjaman Anda. Kalau meminta jangka waktu dua tahun, buatlah arus kas selama dua tahun.
3. Untuk mempermudah dan mempercepat proses, ajukan permohonan pinjaman secara berkelompok. Siapa tahu di lingkungan sekitar rumah ada juga orang-orang yang memiliki niat berbisnis. Sebaiknya Anda dan teman-teman bergerak dalam bidang usaha yang sama.
4. Milikilah dana pribadi. Jangan datang dengan tangan kosong. Tunjukkan bahwa Anda juga bertanggung jawab atas bisnis Anda.
5. Carilah jenis usaha yang sedang berkembang atau diminati. Pemberi pinjaman akan merasa lebih yakin Anda bisa mengembalikan pinjaman tersebut. Usaha makanan, pakaian, dan tempat tinggal adalah jenis-jenis usaha yang selalu laris karena berkaitan dengan kebutuhan dasar manusia. Tak ada salahnya Anda bergerak di bidang itu. (as)

Kiat Memulai Bisnis dari Steve Taylor

Pakar entrepreneurship Inggris, Steve Taylor, berbagi kiat memulai bisnis bagi pelaku usaha pemula.

Menurut Steve, hal pertama yang harus dilakukan untuk membuka usaha adalah mengupayakan sesuatu yang dibutuhkan oleh orang lain.

"Apa yang berguna dan menguntungkan untuk orang. Setelah itu, kita pikirkan modalnya," kata Steve.

Pelaku usaha pemula, lanjut dia, juga harus memikirkan potensi produk dan dan talenta yang dia miliki untuk menjadi wirausahawan.

"Talenta yang dimiliki wirausahawan menjadi motivasi penting untuk mendukung agar wirausaha berkembang," tambahnya.

Dia menjelaskan pula bahwa kemampuan kreatif pelaku usaha sangat penting dalam pembangunan dan pengembangan bisnis. (ant)

Pilih Karier atau Bisnis?

Loyalitas, kerja keras setelah bertahun-tahun mengabdi di sebuah perusahaan terbayar sudah seiring sikap profesional yang ditunjukkan dan karier yang semakin meningkat. Namun, Anda lalu tersadar tak hanya ingin menjadi seorang pegawai yang mengabdi pada atasan. "Suatu saat nanti saya ingin punya bisnis dan usaha sendiri," itulah impian Anda yang haus passion dan berniat melebarkan sayap ke dunia bisnis.

Tak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang perlu dipersiapkan secara matang untuk memulai sebuah bisnis sendiri. Modal, sarana, prasarana usaha hingga merekrut karyawan, karena Anda tak mungkin bekerja sendirian. Mencari lokasi bisnis untuk membidik pasar dan menentukan strategi promosinya, juga harus dipikirkan. Meski begitu, kesiapan mental jelas diperlukan pertama kali, bukan hanya sekadar semangat dan keberanian membuka usaha.

Pasalnya, sebuah usaha tak akan selamanya berjalan mulus, pasti akan ada batu sandungan yang dilewati. Merugi, atau tertipu adalah beberapa ketakutan yang harus ditepis dulu.

Jika Anda belum benar-benar siap berbisnis, sebaiknya jangan dulu melepas pekerjaan yang sudah Anda geluti sekian lama. Mulailah dengan sebuah bisnis sampingan. Bisnis yang tak banyak menyita waktu dan bisa dipantau, baik melalui internet, telepon, ataupun gadget, saat ini menjadi pilihan bagus bagi Anda yang berniat memulai bisnis kecil-kecilan. Pilihan bisnisnya antara lain, perdagangan saham, broker, makelar, atau bisnis online.

Namun, Anda perlu menyadari, sebuah bisnis yang dijalankan separuh waktu, hasilnya tak akan maksimal. Jangan mengharap sebuah untung besar, jika Anda tak fokus 100 persen, apalagi jika berniat hanya menjadikannya sekadar bisnis sampingan. Anda harus pintar membagi waktu dengan beban pekerjaan yang harus diselesaikan di tempat kerja. Diperlukan sedikit fokus dan ketahanan Anda terhadap segala ujian. Artinya, jangan dulu menyerah, meski keuntungan juga belum dapat diraih.

Lantas, kapan saat yang tepat berhenti untuk fokus pada bisnis Anda? Jika karier mulai tampak stagnan, tak juga ada kemajuan berarti, sementara bisnis yang Anda jalani butuh perhatian. Saat itulah tinggalkan pekerjaan yang membuat Anda tak lagi memiliki semangat, dan tak lagi menarik. Jalanilah apa yang sudah tampak di depan mata, meski bisnis yang Anda tekuni itu membutuhkan proses panjang. Namun jika dikerjakan sepenuh hati, tak ada yang tak mungkin, bisnis Anda akan semulus berjalan di atas tol, tanpa hambatan. (*/AS)

Pintar Bukan Syarat Utama Jadi Pengusaha

Pengusaha sukses Jusuf Kalla menyatakan untuk menjadi pengusaha dan orang berhasil dalam berbagai bidang tidak cukup hanya berbekal dengan kepintaran saja.

"Untuk mencapai kemajuan dan keberhasilan tidak cukup hanya dengan kepintaran, tapi juga harus cerdas. Bahkan, kepintaran dan kecerdasan pun juga masih belum cukup," tegas Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia ketika memberikan kuliah perdana mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu.

Selain pintar dan cerdas, lanjutnya, masih ada beberapa bekal yang harus dimiliki seseorang jika ingin maju dan meraih yang dicita-citakan, terutama dalam persaingan usaha, yakni keberanian dan semangat serta penguasaan teknologi.

Sebab, katanya, di dunia ini, banyak negara yang tidak punya sumber daya alam (SDA), tapi mereka kaya dan sebaliknya, banyak negara kaya akan SDA, tapi mereka tetap miskin.

Negara-negara yang tidak punya SDA melimpah ini, ujar Jusuf Kalla, memiliki semangat luar biasa untuk berusaha demi memenuhi kebutuhan dan kemakmuran rakyatnya.

"Yang membedakan kita dengan mereka adalah semangat, padahal semangat inilah yang mampu membawa kita bisa maju dan makmur," ujarnya menegaskan.

Sementara ketika berdialog dengan mahasiswa baru di UMM Dome, Jusuf Kalla banyak mendapatkan pertanyaan dan beragam. Namun, pada intinya para mahasiswa baru itu ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses seperti Jusuf Kalla.

Salah seorang mahasiswa asal Tulungagung, Laila, yang bertanya soal krisis yang dialami Indonesia akibat rupiah terus melemah terhadap dolar AS, Jusuf Kalla mengatakan sejumlah komoditas pangan pokok harganya terus melambung, karena untuk memenuhi kebutuhan itu bersumber pada impor.

Kalau dolar AS terus naik dan rupiah melemah, katanya, secara otomatis komoditas pangan pokok yang diimpor tersebut juga akan menyesuaikan.

Sekarang, kata Jusuf Kalla, beras, gula, cabai dan sejumlah bahan pokok lainnya banyak yang impor, padahal negara ini bisa menanam komoditas tersebut, bahkan dulu bisa swasembada pangan.

"Untuk mengatasi masalah ini, produktivitas harus ditingkatkan dengan memanfaatkan teknologi. Sebab, lahan pertanian di negeri ini semakin sempit akibat alih fungsi," tandasnya. (bn)

Sulap Hobi Jadi Bisnis

Sudahkah Anda mempertimbangkan menyulap hobi menjadi bisnis? Anda mungkin terkejut bagaimana nyatanya hobi bisa menghasilkan keuntungan dan tanpa modal besar atau biaya awal kelewat tinggi.

Satu lagi, Anda tidak diminta untuk membuat produk spesifik, melainkan menjadikan pengetahuan Anda dalam hobi sebagai produk utama. Bagaimana caranya? Inilah tantangannya. Setiap orang memiliki strategi sendiri yang bisa dikembangkan, tapi paling tidak ada konsep pemikiran awal yang perlu dipahami.

Pertama menentukan lingkup pasar. Menentukan cakupan pasar sangat penting karena ini awal Anda menempatkan diri untuk bertemu konsumen yang cenderung menyukai apa pun yang Anda jual terkait bisnis hobi. Bila hendak menjual suplay bakery kualitas top, tentu Anda ingin memastikan bisa berpromosi kepada orang-orang yang doyan membuat kue dan roti, dan bahkan para profesional.

Jadi dalam kasusi ini lingkup pasar bisnis hobi kuliner mesti memasukkan para pembuat kue dan juga toko-toko kue.

Memilih hobi untuk bisnis Anda. Bagaimana memilih lingkup khusus  yang pas untuk memulai bisnis hobi? Bila Anda ingin bisnis ini menjadi kegiatan yang akan Anda nikmati sejujurnya dengan tulus, menggunakan waktu untuk menggelutinya hingga memenuhi kebutuhan keuangan Anda, jawab dulu pertanyaan berikut.

Apakah yang benar-benar Anda sukai? Kalau Anda tak berhasil menyodorkan jawaban yang benar-benar sesuai hasrat maka semua aktivitas hanya akan menyulitkan pekerjaan And di kemudian hari.

Apakah akan menjadi pengiklan atau tidak, setiap pengusaha harus menginvestasikan produk-produknya dengan keyakinan, cinta agar mendorong orang untuk membelinya. Bila Anda sendiri tidak menyukainya, bagaimana meyakinkan orang lain untuk membeli dan memilikinya?

Pengarang buku "Hobby for Profit", Frances E. Mitchell, seperti dilansir Republika, menerangkan, ketika mulai menjadikan hobi sebagai bisnis, yang Anda inginkan adalah menjadi spesialisasi di kedalaman, BUKAN, keluasan. Itu berarti, bila hobi Anda seputar komik, bisa sangat susah berada di puncak situs pencarian buku komik secara umum, namun ketika Anda mengkhususkan dalam buku komik tertentu, yang diterbitkan dalam tahun tertentu, maka Anda bisa menjadi pakar dalam topik itu.

Begitu bula dalam seni kriya buatan tangan. Bila menyoal kerajinan tangan dari flanel, bisa jadi sangat sulit ketika Anda tidak mengkhususkan diri dalam produk tertentu, mainan anak, ilustrasi buku, dekorasi rumah. Tentukan fokus Anda, segera situs Anda menjadi tujuan orang-orang yang mencari informasi spesifik tentang itu.

Ukuran sangat menentukan. Seberapa besar ruang lingkup yang ingin Anda cakup. Ini adalah bagian informasi peting yang Anda butuhkan untuk memutuskan bisnis hobi yang hendak digeluti.

Jika Anda ingin membuat hobi mengoleksi barang antik menjadi bisnis, Anda harus tahu ada dua ujung spektrum, apakah lingkup Anda terlalu besar atau kecil. Anda bisa tersesat dalam bisnis besar seandainya menentukan lingkup terlalu luas, atau bahkan tak punya konsumen bila ternyata Anda meleset dengan ruang lingkup terlalu sempit.

Lakukan riset mengenai hobi Anda bila perlu untuk mengetahui apakah ada orang-orang dengan ketertarikan sejenis dengan Anda, apakah ada pasar di luar sana.

Bagi Anda yang memutuskan bergerak di bidang kerajinan tangan, salah satu saran yakni bergabungnya dengan klub. Mereka bisa jadi telah mengembangkan pasar, kemungkinan dengan perusahaan lebih besar dan juga kontak-kontak penting baik pemasok atau sejumlah ritel.

Menentukan pasar dan memastikan detail hobi untuk menjadikan bisnis pada permulaan bisa sangat menakutkan dan menguras energi. Hanya saja meluangkan waktu khusus pada keputusan awal sangat berharga karena penentuan jelas ruang lingkup dan pasar kerap membedakan antara bisnis yang sukses dengan yang gagal. (as)

Pilihan Pendanaan untuk Bisnis Baru

Anda telah mempunyai ide bisnis yang matang. Untuk mewujudkan ide tersebut, Anda membutuhkan dana untuk memulai bisnis. Membangun bisnis baru memerlukan modal untuk biaya operasional, persediaan, promosi, dan sebagainya. Tanpa modal yang cukup untuk memulai, bisnis tidak dapat tumbuh atau memakan waktu lebih lama untuk berkembang.

Berbagai pilihan pendanaan dapat membantu pemilik bisnis baru untuk memperoleh dana yang dibutuhkan. Berikut beberapa jenis pendanaan untuk memulai bisnis baru Anda:

Pinjaman pribadi
Saat ini, perbankan di Indonesia membuka pintu bagi Anda mengajukan kredit usaha rakyat atau kredit tanpa agunan untuk memulai bisnis Anda. Pergi ke bank Anda dan jelaskan kebutuhan Anda dengan menyajikan rencana bisnis yang menggambarkan tujuan bisnis Anda, rencana pemasaran, alokasi dana dan tujuan.

Pinjaman dengan agunan
Kurangnya jaminan dapat menghentikan persetujuan kredit Anda. Anda mungkin bisa mendapatkan dana untuk memulai bisnis baru Anda dengan jaminan properti atau kendaraan Anda.

Kartu kredit
Kartu kredit dapat membantu Anda untuk membeli perlengkapan dan mempromosikan bisnis. Metode ini berfungsi jika Anda memiliki batas kredit yang tinggi. Menggunakan kartu kredit untuk mendanai bisnis baru Anda memang cepat dan nyaman. Namun, hal ini bisa berbahaya. Sebab, butuh waktu bagi perusahaan untuk berkembang dan tanpa penghasilan dari bisnis, Anda berisiko tidak mampu membayar tagihan kartu kredit Anda.

Cari investor
Carilah investor untuk mendanai bisnis Anda. Investor dapat Anda perlakukan sebagai pemegang saham dalam perusahaan karena mereka telah memberikan dana yang diperlukan untuk memulai bisnis.